Browsed by
Tag: IndahFaruk Jalan-Jalan

Belok Kanan: Melaka! (Pt 2 – end.)

Belok Kanan: Melaka! (Pt 2 – end.)

Ola, welcome back. Bagi kamu yang menunggu kelanjutan dari kisah perjalanan saya di Melaka part 1, mohon maaf. karena segala kesibukan yang mendera. ahahaha, Bagi kamu yang tidak menunggu, yorapopo~ ijinkan kali ini menjadi kesempatan saya melanjutkan ceritanya. bentar saya napas dulu yah. Hari kedua saya dan kawan-kawan di Malaysia adalah hari yang favorit karena ini adalah inti dari perjalanan kami ke negeri jiran. hari ini kami akan pergi ke MELAKAAAAA~ Namun sayangnya, perjalanan hari ke-2 kali ini tidak sesuai…

Read More Read More

Belok Kanan: Melaka! (Pt 1)

Belok Kanan: Melaka! (Pt 1)

Hello, friends. what’s up? i was promising my self to keep updating this blog, but i failed. because I am too busy (for fact, doing nothing my daily activity at campus.). please don’t mad at me. The title of this post sounds like a popular novel written by Adhitya Mulya et all and an upcoming movie with same tittle? iya, sama belok kanannya. Tapi beda destinasinya. Kalau mereka mah belok kanan ke Barcelona, saya mah cukup belok kanan ke Melaka…

Read More Read More

Days with Matsushima Sensei

Days with Matsushima Sensei

pict taken by Pak Kajur PWK UB DAS: Nde, Matsushima Sensei mau datang lagi ke Malang. DIS: lagi? DAS: iyes. pilih salah satu, kamu jemput dia di bandara atau nemenin dia ke Bromo? DIS: ada opsi lain a.k.a menolak gitu?25 DAS: ya jelas….. tidak ada. Demikian secuplik obrolan di ruang baca PWK UB yang tenang dan damai. Sungguhlah tidak ada opsi yang enak. Kalau ikut jemput dari Bandara pasti akan akan bingung mau ngajak ngobrol apa selama di perjalanan, kalau…

Read More Read More

2018.

2018.

Wah. Tak terasa sudah memasuki lingkaran 365 hari yang baru. Setelah ups and downs yang terjadi selama setahun terakhir, semoga 2018 memberi lebih banyak warna yang membuncah karna suka cita dan bahagia. Aamiin, pemirsa? Aamiiiiinn.. Tahun ini diawali dengan perjalanan ke Bromo. A scheduled plan? tentu saja tidak pemirsa. Saya juga tidak menyangka akan menginjakkan kaki lagi ke tempat kenangan yang seharusnya tidak perlu diingat lagi 8 tahun yang lalu ini kalau tidak si Kakak Piya Piyo ini menelpon menanyakan…

Read More Read More