Tentang Ramadan 1439 H

Posted on

Ramadan sudah selayaknya menjadi repetisi suka dan cita setiap tahunnya. Saya sangat mendamba datangnya bulan suci ini. Momen kebersamaan bersama keluarga maupun sahabat terdekat. Apapun itu, intinya mendekat dan semakin dekat. Ramadan kali ini buat saya terasa sangat berat. Bahkan dari awal kedatangannya. Definisi mendekat dalam kebersamaan itu terasa nyata. Karena saya harus berjelaga di awal Ramadan bersama keluarga di rumah sakit.

Yep, ayah saya masuk rumah sakit tepat beberapa hari sebelum Ramadan datang. alih-alih tidak bisa buang air kecil dari hari jumat dan seninnya full ngurus kerjaan di kantor, sepulang dari kantor pun ambruk dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit. I thought that was a fine condition because I didn’t get any news about Bapak. Ibuk baru cerita kalau harus ngamar ya selasa malam dan harus pindah rumah sakit karena di rumah sakit sebelumnya kondisi Bapak tidak terdeteksi penyakitnya apa. Rabu dini hari, Bapak sudah pindah ke RSUD Bangkalan. Sudah dapat kamar. Di hari yang sama, saya ada FGD dengan DPU Kota Mojokerto untuk pekerjaan RTBL. sepulangnya dari Mojokerto saya langsung pulang ke Bangkalan, tidak lagi ikut rombongan ke Malang. Continue reading »


Belok Kanan: Melaka! (Pt 2 – end.)

Posted on

Ola, welcome back. Bagi kamu yang menunggu kelanjutan dari kisah perjalanan saya di Melaka part 1, mohon maaf. karena segala kesibukan yang mendera. ahahaha, Bagi kamu yang tidak menunggu, yorapopo~ ijinkan kali ini menjadi kesempatan saya melanjutkan ceritanya.

bentar saya napas dulu yah.

Hari kedua saya dan kawan-kawan di Malaysia adalah hari yang favorit karena ini adalah inti dari perjalanan kami ke negeri jiran. hari ini kami akan pergi ke MELAKAAAAA~ Namun sayangnya, perjalanan hari ke-2 kali ini tidak sesuai dengan rencana. Harusnya kami keluar hotel di pagi-pagi hari menuju terminal. lha kok ndilalahnya, kami bangun kesiangan (ya wajar lah kemarin kan mainnya seharian dan perjalanan panjang). dan sepagian ini gloomy sangat karena gerimis yang cukup deras. walhasil kami baru keluar hotel jam 9 pagi. dan sampai di terminal itu jam 10. sayang disayang, ternyata tiket bus kami habis yang jam 10. jadwal bus tercepat adanya jam 12 siang. dan daripada ngga kemana-mana yaaa kan, akhirnya kami memutuskan untukĀ  kegalauan melanda. yang terjadi selanjutnya adalah kami ngemper saudara-saudara. Continue reading »