ObralObrol: Senja dan Puisi

ObralObrol: Senja dan Puisi

Me: *sending picture of sunset with poem on it*

Her: itu tulisan siapa?

Me: him.

Her: bagus juga puisinya. 😍😍

Me: hahahaha orangnya jugaa 😍😍

Her: 😑😑😑 iyadeh

#dibuangsayang

Senja dan puisi adalah 2 hal yang saya sukai. warna langit senja yang memerah sembari menemani si mentari terbenam. saya bisa banget berlama-lama menikmati peristiwa tersebut. setiap postingan orang yang ada sunsetnya pasti akan saya like dengan kekuatan dan kecepatan cahaya (haha iya ini lebay). apalagi kalau dia posting senja dan ada puisinya. KELAAAAAR dah.

Saya jadi ingat kutipan salah satu film pendek favorit saya, Sore: Istri dari Masa Depan (yang main Dion Wiyoko dan Tika Bravani, cek di youtube deh. baguuuus. thank me later). Si Tika Bravani duduk terdiam memandangi senja di salah satu sudut pantai di Italia, lalu Dion Wiyoko datang menghampiri.

“Tau ngga kenapa senja itu menyenangkan, kadang dia merah merekah bahagia, kadang dia hitam gelap berduka, tapi langit selalu menerima senja apa adanya.”

Bagi saya, senja memang selalu menyenangkan memang untuk dinikmati, baik sendiri ataupun bersama sahabat ataupun orang tersayang. Di manapun tempatnya. rasanya membuat saya semakin percaya bahwa seberat apapun hari yang sudah terlalui, pada akhirnya semua akan baik-baik saja.

yang selalu tak pernah bosan menikmati senja, Indah.

2 thoughts on “ObralObrol: Senja dan Puisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *